Entry: Organisasi Dec 31, 2004



Serambi Indonesia family, (still missing, source: Kompas December 31, 2004):

1. Sayid Alwi (with his wife and 2 kids)

2. Maimun (with his wife and 2 kids)

3. Maryani (with his husband and a kid)

4. Syahrul Rahman (with his wife and 2 kids)

5. Rudi Asmara (with his wife and 2 kids)

6. Suhaimi (with his wife and a kid)

7. Muhammad Al (with his wife and a kid)

8. Muhammad AH (with his wife and a kid)

9. Nurlaili (with his kid)

10. Muhammad Rizal (with his wife and a kid)

11. Erwiyan Syafri (with his family)

12. Erismawati

13. Herianto

14. Ridwan Ishaq

15.Nasamuddin Arbie

Others still missing: (Source AJI Indonesia Press Release)

1.Basri DahamDarmansyah

2.Mahdi Abdullah (Kontras)

3.Marhiansyah Aziz (RCTI)

4.Muhammad Din (Kontras)

5.Muharram M. Noer (Kontras)

6.Nurnihayati

7.Said Kamaruzzaman Sayed (Kontras)

8.Taufan Nugraha (KBR 68 H)

9.Uzair (Radio Prima FM)

10.Munar (penjaga kantor AJI Banda Aceh)

   2 comments

agus
December 31, 2004   09:12 PM PST
 
missing person, Ahmad sabri hadi, batalyon 3,sandi yuda,kopassus
ida rasahan
December 31, 2004   11:14 AM PST
 
Informasi untuk kawan2 infokita :
1. bahwa pengiriman sukarelawan ke daerah bencana di persulit oleh Tim Penangana Bencana di Medan, hal ini terjadi karena adanya alasan dari mereka bahwa pengiriman sukarelawan harus melalui serangkaian seleksi yang dilaksanakan oleh TNI/POLRI, dan jadwal penseleksian sampai saat ini belum ditentukan dan apa yang menjadi kriteria agar seseorang dapat dikirim menjadi sukarelawan juga tidak jelas. Juga ada ultimatum bahawa keberangkatan tim sukarelawan independent tidak menjadi tanggungjawab pemerintah karena dikhawatirkan adanya anggota GAM yang juga sedang kekurangan pasokan sandang-pangan sedang turun gunung, dan mengancam jwa sukarelawan yang berangkat melalui jalan darat (medan-aceh)
2. Saat ini berdasarkan informasi yang saya peroleh dari seorang kawan "Diyus Hanafi" No kontak : 08153169768/081360191249, Mhs.FH-Unsyiah yang saat ini sedang berada di kota Langsa bahwa wabah Kolera telah menyerang kota Banda Aceh dan Meulaboh, sedangkan tim/sukarelawan yang ada sangat minim sehingga evakuasi berjalan sangat lambat.
3. Mahasisawa UISU Medan yang bersedia untuk menjadi tenaga sukarelawan dan siap untuk diberangkatkan sekitar 150 orang, namun saat ini karena keterbatasan dana dan tidak adanya angkutan menyebabkan mereka belum jadi berangkat.
4. penangan pengungsi yang telah sampai di kota Medan, juga belum jelas.sampai saat ini kami masih mengumpulkan informasi tentang lokalisasi pengungsi dan penanganannya, karena direncanakan apabila kawan2 dari Medan yang tidak jadi diberangkatakan akan membantu mendirikan tenda darurat, dapur umum dan MCK untuk pengungsi.
5. Saya sangat berharap kawan2 bisa melakukan pressure kepada pemerintah agar dapat bergerak dan melakukan koordinasi dengan segera untuk membantu penanganan daerah bekas bencana baik itu di ACeh maupun di Pulau Nias.
7. No.Kontak saya : 08153077176

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments