|
Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia memberikan bantuan gratis pengangkutan kargo bagi korban tsunami di Aceh. Selain itu Garuda juga memberikan diskon tiket sebesar 50 persen bagi keluarga korban yang ingin melakukan perjalanan ke Banda Aceh-Medan, dan Medan-Banda Aceh. Pemberian diskon tiket tersebut mulai berlaku bagi pembukuan penumpang sejak Rabu (29/12/2004). Pembelian tiket hanya dapat dilaksanakan melalui kantor-kantor penjualan Garuda. Garuda membuka konter cek-in khusus Aceh di terminal F Bandara Soekarno-Hatta dan juga membuka konter khusus (desk Aceh) di kantor penjualan. Bagi yang ingin menggunakan layanan tersebut dapat menghubungi Manager Kargo Garuda, Rusli Baharussin (021-5501408) dan (021-5502041). Penambahan penerbangan ekstra menggunakan pesawat B-737-400 kapasitas 400 penumpang dan A-330 kapasitas 325 penumpang. Summary News. Source: tempointeraktif.com, mediaindo.co.id, acehmediacenter.or.id Forwarded to infokita by: Mai, Jatam December 4, 2004 from Hayu FWI 1. Hingga hari Senin ( 3 Januari 2005 ), sesuai dengan pengamatan yang dilakukan oleh BMG yang dilakukan di Simpang Kiri Aceh Singkil dan Tapak Tuan Aceh Selatan pada hari pertama gempa, Minggu (26/12/2004) terdapat 72 kali gempa, hari kedua, Senin (27/12/2004) terjadi 70 kali gempa, hari ke tiga terjadi 64 kali gempa, hari keempat 68 kali gempa dan hari kelima terjadi 68 kali gempa dengan magnitude antara 4.0 hingga 5.0 Skala Richter. 2. Menurut pernyataan dari menteri dalam negeri, hingga hari Senin ( 3 Januari 2005 ) pukul 08.00 WIB, sebanyak 1.550 dari total 5.862 desa di Nanggroe Aceh Darussalam masih belum bisa berfungsi. Sedangkan yang telah berfungsi mencapai 4.312 desa. kendala di lapangan terutama transportasi yang terhalang puing-puing dan bongkahan reruntuhan bangunan. 3. Jumlah korban tewas akibat bencana gempa dan tsunami di Sumatera Utara (Sumut) dan Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), hingga Senin (3/1/2005) telah mencapai 95 ribu orang. Sementara korban yang dirawat di Rumah Sakit (RS) 1.609 orang. Hal ini disampaikan oleh Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Masalah Kesehatan, Bencana Alam Aceh dan Sumut Eddie Naydial Roesdal. Sedangkan menurut data yang diperoleh dari media center Lembaga Informasi Nasional (LIN), Senin, sebagian besar korban meninggal tersebar di Kota Banda Aceh (15.000), Kota Sabang (12.000), Kabupaten Aceh Jaya (15.000), Meulaboh (10.200), dan Kabupaten Aceh Besar (14.000) 4. Mayat yang telah berhasil dievakuasi yang nampak di permukaan, baru sekitar 6.000 mayat. Diperkirakan masih banyak jenasah yang tertimbun kayu dan lumpur yang belum dievakuasi. Evakuasi mayat yang melibatkan tim relawan Palang Merah Indonesia, pasukan TNI dan relawan dari berbagai negara tidak bisa bekerja maksimal, karena kondisi kota yang masih dipenuhi puing-puing dan lumpur. Evakuasi mayat terpadu secara besar-besaran ( Terpadu antara TNI, Polisi, Pemerintah, Relawan dan Masyarakat ) akan dilakukan serentak di seluruh Banda Aceh dan Aceh Besar, Senin (3/1) ini. Jumlah tim relawan yang pada Jumat lalu sebanyak 400 orang, kini sudah mencapai 1.500 orang yang umumnya didatangkan dari luar Aceh. Untuk mengevakuasi mayat dikerahkan 1.000 orang TNI dan relawan 500 orang. 5. Hingga Senin pukul 00.30, jumlah mayat yang dievakuasi di Banda Aceh dan Aceh Besar telah mencapai 14.283 mayat. Sedangkan korban hidup yang berhasil dievakuasi sebanyak 41 orang. Di Aceh Barat sebanyak 10.251 jenasah telah berhasil dievakuasi hingga siang ini, Senin (3/1). Namun, baru 4.227 jenasah yang berhasil diidentifikasi. Ke semua jenasah yang telah dievakuasi itu, dimakamkan di dua kuburan massal yang ada di Desa Beureugang, Kecamatan Kaway XVI dan Desa Ujong Karang 6. Di Kantor POS Banda Aceh bisa memperoleh akses Internet gratis khususnya prioritas PERS dan Posko2/Relawan dalam rangka upload informasi atau koordinasi (email) dengan rekan2nya. Untuk setiap penggunaan sekarang dibatasi 30 menit maksimal dan masuk antrian berikut. 7. Sepekan pasca bencana gempa dan tsunami menerjang Aceh, persediaan sembilan bahan pokok di Kota Sabang mulai menipis, karena jalur distribusi dari Banda Aceh ke daerah itu masih terganggu. Sementara untuk penyaluran bantuan secara keseluruhan, distribusi bantuan ke wilayah bencana mengalami hambatan karena kondisi cuaca yang buruk. 8. Dua unit gudang Bulog yang berada di Meulaboh selamat dari bencana gempa dan tsunami. Beras sebanyak 817 ton dalam gudang, berada dalam kondisi layak dikonsumsi dan bisa segera disalurkan ke seluruh penduduk di wilayah itu. Sejauh ini, 160 ton beras telah disalurkan. 9. Memasuki hari ke-9 musibah gempa dan tsunami, situasi Banda Aceh boleh dibilang masih lumpuh. Meskipun listrik, BBM dan telepon, telah hadir, namun tidak ada aktivitas masyarakat yang berarti. 10. Hubungan telepon ke Meulaboh, Aceh Barat setelah porak-poranda dihantam gempa dan badai tsunami pada minggu lalu, hingga hari Minggu sore (2/1) sudah mulai normal kembali, namun sambungan telepon untuk masyarakat umum masih terbatas. Beberapa nomor telepon yang bisa dihubungi di Kota Meulaboh di antaranya nomor 086811018990-086811012631-086811019008-08681101900-086811018992 dan nomor-nomor telepon ini dinilai sangat penting bagi keluarga atau orang-orang yang ingin mengetahui keberadaan keluarganya setelah terjadinya gempa dan gelombang tsunami. Sedangkan masalah listrik, hingga hari ini, kota Meulaboh masih kesulitan mendapatkan aliran listrik. Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) yang berada di Meulaboh berkekuatan 8,5 MW tak mengalami kerusakan parah. Namun PLTD tersebut tertimbun lumpur sehingga harus bersihkan. Untuk memperbaiki jaringan listrik, PLN telah mengerahkan 163 pegawainya. Sekarang ini telah dikirim satu unit genset 4 KW yang digunakan di tempat-tempat tertentu yang dianggap penting. 11. Upaya pemerintah melalui Dep. PU untuk memobilisasi alat berat menuju Kota Meulaboh masih mengalami kesulitan akibat rusaknya akses jalan ke kota tersebut akibat dihantam gelombang pasang tsunami. 12. Penanganan pasca gempa dan tsunami di Pulau Nias saat ini tinggal memasuki tahap rehabilitasi. Sedangkan penanganan korban luka dan meninggal telah selesai dilakukan pekan lalu.Untuk tahap rehabilitasi yang akan dimulai pekan ini prioritasnya adalah pembangunan kembali fasilitas umum yang rusak akibat terjangan gelombang tsunami seperti rumah ibadah, rumah sakit, dan pembangunan kembali rumah-rumah penduduk yang hancur. Akibat gelombang tsunami kurang lebih dari 1.000 rumah penduduk rata dengan tanah. 13. Sekitar 5.000-an warga Meulaboh yang mengungsi, kini berada dalam kondisi yang memprihatinkan. Banyak yang terserang diare, demam dan gangguan telinga, hidung dan tenggorokan (THT). Gangguan THT ini disebabkan, banyak warga yang selamat kemasukan lumpur ke dalam telinga, tenggorokan dan hidung. Obat-obatan yang sangat mendesak diberikan kepada pengungsi yang tersebar di 11 titik, yaitu anastesi (bius) dan obat untuk THT, selain untuk mencegah demam dan gejala malaria. Sekitar 400 pengungsi yang bertahan di kamp-kamp darurat saat ini, mengalami gangguan kesehatan. Sementara di lokasi, tindakan medis yang diberikan sangat kurang, karena kekurangan tenaga medis dan obat-obatan. 14. Bagian Pengaduan Posko Penanggulangan Bencana Gempa dan Badai Tsunami Nanggoe Aceh Darussalam berhasil mempertemukan 163 dari 525 orang hilang kepada keluarganya. 15. Sejak empat hari yang lalu, Rumah Sakit Kesdam Banda Aceh telah kehabisan suntik vaksinasi tifus. Pihak rumah sakit telah memintanya, namun belum ada kiriman hingga hari ini. Pihak rumah sakit mengatakan, banyak warga yang mengantri untuk mendapatkan vaksinasi tifus karena ketakutan timbulnya wabah penyakit. 16. Warga Banda Aceh yang sukarela mengevakuasi mayat-mayat di kampungnya, mengaku kekurangan kantong mayat karena jumlah kantong mayat yang diterima tidak seimbang dengan jumlah mayat yang amat banyak. Mayat-mayat yang ada saat ini sudah membesar dan menjadi bubur, sehingga kantong plastik hitam amat efektif untuk dipergunakan, karena korban tinggal didorong ke atas plastik yang telah dibentangkan. Selain kantong mayat, para sukarelawan juga kekurangan sepatu boot. |
| Leave a Comment: |